Bahasa Langit

Begitulah bahasa langit di saat langit biru cerah,

ia seperti matahari yang menyinari apapun dengan pandangan sama.

Di saat gelap malam,

ia seperti bintang yang menampilkan lukisan keindahan dan menjadi navigasi bagi kehidupan.

Dan di saat mendung,

ia memberi kesejukan dengan hujannya sekaligus memberi cahaya terang petir yang tiba-tiba.

........

Ia juga badai gemuruh suara guntur yang tiba-tiba saja terdengar.

Kita tidak tahu pasti kapan ia akan hadir menyentak sunyinya kesadaran kita.

Meskimendung dapat menjadi ciri akan kehadirannya,

tapi tidak selalu memberi janji kapan patinya akan terdengar.

........

Hanya ketika kilatan petir menjadi cahaya penerang kegelapan langit,

tak lama kemudian suaranya terdengar.

Begitulah tutur bahasa langit,

ia terdengar hanya ketika cahaya kesadaran yang dibentuk oleh mendung kesejukan telah menerangi redupnya langit pemahaman kita.

.......

oleh W. Mustika dalam bukunya Saat Semesta Bicara.

Disclaimer !

Teks di atas adalah postingan sharing semata. Seluruh media yang tersedia di Cah Bantul ini hanyalah untuk berbagi wawasan dan info update terkini tentang Cah Bantul ini. Apabila ada kesamaan nama, alamat atau juga hal lain dalam postingan harap dimaklumi menimbang informasi digital adalah bentuk sosial media yang menjadi konsumsi publik, bukan sebagai hak milik.

Berlangganan Update via Email:

0 Response to "Bahasa Langit"

Posting Komentar