Pendakian Gunung Penanggungan Jawa Timur

Sunrise di Puncak penanggungan

Hari itu tanggal 28 Januari aku bersama icank berangkat menuju trawas untuk melakukan pendakian gunung penanggungan jawa timur. Meskipun tak setinggi mahameru gunung penanggungan ini memiliki keindahan yang tak kalah dengan mahameru. Gunung yang memiliki ketinggian 1653 Mdpl ini, terletak di perbatasan pasuruan dan mojokerto.


Akhirnya pada pukul 14.00 kami mencapai pos pendakian gunung penanggungan lewat jalur tamiajeng. Kamipun memarkir motor di warungnya bu indah dan memesan teh anget sambil leyeh-leyeh sebelum melakukan pendakian. Setelah itu tepat pukul 14.30 kami memulai perjalanan dengan di awali dengan berdoa dalam hati masing-masing.

Selama 45 menit kami melewati jalan makadam yang merupakan jalan truk untuk mengambil hasil panen dari warga sekitar. Pada trek ini masih didominasi oleh jalanan yang tidak terlalu menanjak malah cenderung datar menurutku. Setelah itu jalan mulai menanjak dengan jalan yang lumayan licin jika kondisi habis hujan dan pepohonan ada disamping kiri kanan jalan.

Baca juga : Wisata Pulau Sempu Malang

Trek menanjak ini tak ada bonus hingga mencapai puncak bayangan sehingga lumayan menguras tenaga. Setelah sekian lama kami berjalan tiba-tiba cuaca berubah menjadi gelap kilatpun berkelap-kelip di atas sana. Akhirnya aku dan icank menggunakan jas hujan dan tetap melanjutkan perjalanan menembus hujan. Jalananpun menjadi licin dan dialiri dengan air sehingga seperti menyusuri parit perjalanan menuju puncak banyangan ini. Pada pukul 17.00 kami mencapai puncak banyangan dengan kondisi hujan rintik-rintik.

Keindahan negeri di atas awan

Kami langsung mendirikan tenda dan menaruh barang-barang ditenda. Tak lama kemudian hujanpun reda akan tetapi masih banyak awan disekitar sehingga pemandangan gunung arjuno dan sunset pada sore itu tidak begitu terlihat. Kemudian kami menghabiskan malam dengan melihat bintang dan cangkruk bersama tetangga tenda hingga akhirnya kami tidur.

Pada pukul 03.20 kami bangun dan bersiap-siap untuk berburu sunrise di puncak gunung penanggungan. Pukul 03.30 perjalanan menuju puncak dimulai dengan berbekalkan air mineral 1,5 liter, kopi, kompor dan gas karena kami berencana untuk menyeduh kopi di puncak gunung penanggungan. Kami mencapai puncak penanggungan pada pukul 04.30 dan langsung melaksanakan sholat subuh di puncak tersebut. Jangan jadikan mendaki gunung alasan untuk tidak menunaikan kewajiban kita kepada Sang Pencipta.


Kegagahan Gunung Arjuno

Akhirnya kami menunggu sang mentari menampakkan diri dari ketinggian 1653 mdpl ini. Setelah berburu sunrise berhasil diabadikan melalui kamera akhirnya kamipun kembali turun untuk kembali ke kota masing-masing melakukan aktivitas rutin sehari-hari. Demikian cerita Pendakian Gunung Penanggungan Jawa Timur bersama icank yang bisa aku ceritakan. Tetap jaga kebersihan dan kelestarian alam kita mulai dari hal-hal kecil :D

Disclaimer !

Teks di atas adalah postingan sharing semata. Seluruh media yang tersedia di Cah Bantul ini hanyalah untuk berbagi wawasan dan info update terkini tentang Cah Bantul ini. Apabila ada kesamaan nama, alamat atau juga hal lain dalam postingan harap dimaklumi menimbang informasi digital adalah bentuk sosial media yang menjadi konsumsi publik, bukan sebagai hak milik.

Berlangganan Update via Email:

2 Responses to "Pendakian Gunung Penanggungan Jawa Timur"

  1. wow... balapan ama aku ya... hihihi.
    aku suka foto yng gunung arjuno itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. balapan apa win ?
      haha itu kebetulan dapet cerah hoki bgt .

      Hapus