jelajah gunung

tanggal 26 juli 2011 kami 8 orang aku, tegar, aul, fikri setyo, yasin, mas febri, mas reza, mas ian berangkat ke basecamp selo untuk memulai mendaki gunung merbabu. kamipun sampai di basecamp pada pukul 16.50. kamipun istirahat terus sholat maghrib jama isya. setelah semua persiapan telah selesai kamipun brangkat tuk mendaki gunung merbabu. kami berjalan mengikuti jalan setapak yang telah ada pada persimpangan pertama kami belok kiri. dan jalan terus adn terus dan terus. lama kelamaan kami bingung dengan jalannya cz banyak cabangnya dan setelah ditelusuri cabangnya buntu kami memelih jalan yang mengarah ke atas akan tetapi lama-kelamaan jalan yang kami lewati semakin tidak karuan jalan ini tidak seperti jalan2 biasanya dan jalan ini benar2 tidak bisa dikatakan jalan.

Jalan yang kami lewati naiknya sangat curam sekali dan terlihat jalan ini seperti tidak pernah dilewati oleh manusia. kamipun tetap jalan mengarah ke atas pokoknya akhir sampai jam 00.30 kami tidak mendapatkan jalan lagi jalan di depan kami benar-benar tidak bisa di lewati karena terhalang oleh pohon-pohon bukan ilalang. akhirnya kami memutuskan untuk mencari tempat camp. kamipun istirahat disitu. pada pukul 01.00 aku fikse aul tegar dan yasin berniat untuk melanjutakan perjalanan dengan sedikit memutar dengan cara kembali kejalan yang tadi. akan tetapi pada saat kami akan kembali ke jalan yang kami lewati yang kami lihat adalah jurang-jurang kamipun tidak jadi melanjutakan perjalan dan memutuskan untuk ikut ngecamp di situ bersama dengan yang lainya.

pagi harinya tepatnya pukul 09.00 kami mengadakan perjalanan pulang kami terkaget-kaget karena kami ternyata telah mendaki jurang-jurang. Kami bingung jalan yang kami buat untuk mendaki itu yang mana soalnya tidak ada jalan yang kami liat. akhirnya kami memutuskan untuk menembus semak-semak. kami membuat jalan sendiri. jalannya pun sangat curam sekali karena itu adalah jurang. mas febri dan mas ian lah yang paling berjasa dalam hal ini. duet maut dua orang ini berhasil membuat jalan sendiri menembus semak-semak menuruni jurang-jurang ini. mas febri, fikse pun mengaku pendakian kali ini sangat mengerikan di bandingkan pendakian-pendakiaan yang selama ini mreka telah lakukan. padahal mereka telah mendaki banyak gunung seperti sindoro, sumbing, merapi dan lain lain.


untuk Aul, tegar dan yasiin beruntung pada pengalaman pertama mereka mendaki langsung mengalami pendakian yang spektakuler yang langka terjadi pada pendaki-pendaki gunung (kecuali jika mereka tersesat). walopun kami tidak mencapai puncak tapi kami mesarakan kepuasan dikarenakan kami bisa survival dalam ketersesatan kami. hhe . sekian crita dari saya .

Disclaimer !

Teks di atas adalah postingan sharing semata. Seluruh media yang tersedia di Cah Bantul ini hanyalah untuk berbagi wawasan dan info update terkini tentang Cah Bantul ini. Apabila ada kesamaan nama, alamat atau juga hal lain dalam postingan harap dimaklumi menimbang informasi digital adalah bentuk sosial media yang menjadi konsumsi publik, bukan sebagai hak milik.

Berlangganan Update via Email:

0 Response to "jelajah gunung"

Posting Komentar